top of page

Menelusuri Budaya Tangerang melalui Kegiatan Sosial

  • Dec 16, 2016
  • 1 min read

Kemajuan teknologi membuat budaya asing mendominasi budaya tradisional, nyadar ngga sih kalau kita belum semerdeka itu? Banyak sekali budaya lokal yang bahkan kita sendiri tidak tau, itu karena sejak kecil kita terbiasa mengenal budaya asing daripada budaya sendiri. Padahal mengenal budaya sendiri itu perlu lho! Untuk melestarikan budaya lokal, Sabtu (17/12) Social Designee bekerja sama dengan Kang Nong Kota Tangerang untuk memperkenalkan budaya Tangerang melalui media seni kepada anak-anak di perdesaan. Budaya yang akan diceritakan melalui tarian cuki, pengenalan batik pagi-sore dan juga ayam wareng yang menjadi ciri khas Kota Tangerang.

Media seni dapat digunakan untuk menyampaikan informasi kepada anak-anak

Wah, pasti pada penasaran kan tarian cukin itu apa, batik pagi-sore itu apa dan bedanya ayam wareng dan ayam pejantan apa. Sedikit pengetahuan untuk kamu, dilansir dari abouttng.com, tarian cukin merupakan tarian khas tangerang yang memakai selendang ala Betawi, namun tarian ini cukup unik karena memiliki unsur dramanya.

Bukan Social Designee namanya kalau melakukan kegiatan sosial tanpa belajar menggambar bersama, Social Designee bersama Kang Nong Tangerang Kota akan membuat kartu pop-up lho, Tentunya tetap membawa unsur kebudayaan Tangerang dalam karyanya. Wah, keliatan seru banget nih pastinya.

Hasil karya pop-up dari anak-anak

Buat kamu yang penasaran dan mau tau kelanjutan acaranya seperti apa, jangan sampai ketinggalan informasi di website dan social media Social Designee ya! Salam,

Dukung kegiatan kami dengan mengikuti sosial media kami Line: @yfb7757r Ig: @socialdesignee Fb: Social Designee

 
 
 

Comments


Recent Posts
Archive
bottom of page